MENGAPA BERGANTUNG KEPADA ALLAH ?
Syalom, siswa kelas 6... apa kabarnya anak-anak ? 😀 Semoga semua dalam keadaan sehat ya nak. Sebelum dan sesudah belajar, harus selalu ingat berdoa dulu ya. Pelajaran kita hari ini masih lanjutan kisah Ayub. Tentang hidup manusia yang bergantung kepada Allah. Video film Ayub nya ditonton ya nak, biar makin mengerti. Bacaan pelajarannya dibaca juga. Tulisan yang berwarna biru dicatat dengan bersih dan rapi di buku catatan. Slamat belajar ya anak-anak pintar... Tuhan Yesus memberkati 😇
Cerita Ayub yang mengalami penderitaan karena dicobai iblis
atas seizin Tuhan adalah contoh bagi orang beriman. Allah memberi izin atas
pencobaan Ayub untuk menguji iman Ayub seberapa besar kepada Tuhan. Harta Ayub
habis, anaknya meninggal, Ayub sakit kusta, isterinya pergi meninggalkannya dan
teman-temannya mengejeknya. Namun Ayub tetap setia kepada Tuhan. Dalam
penderitaannya Ayub berkata “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil,
Terpujilah nama Tuhan” ( Ayub 1 : 21b )
Hidup kita sebagai orang yang beriman juga harus mencontoh
iman Ayub. Apapun yang terjadi dalam hidup kita, baik senang maupun susah, kita
harus berpegang teguh kepada Tuhan. Kekuatan kita hanya lah dari Tuhan. Anak-anak
juga harus meniru iman Ayub. Dalam bergiat belajar, harus sambil berdoa mohon
berkat Tuhan, supaya ilmu yang dipelajari menjadi kepintaran yang menghantar
menuju kesuksesan dimasa depan. Allah
adalah penolong kita. Maka setiap hari kita harus ingat untuk melakukan
perintah Allah dalam hidup kita. Apa perintah Allah ? Perintah Allah adalah
KASIH. Mengasihi orangtua dengan cara menghormati, sopan dan selalu rajin
membantu. Mengasihi saudara, dengan cara hidup damai dan saling menolong.
Mengasihi teman dengan cara selalu akur, sopan, dan tolong menolong. Serta mengasihi
semua orang seperti Allah yang mengasihi kita semua. Ketika kegembiraan datang,
harus ingat bersyukur kepada Tuhan. Ketika kesusahan datang, ingatlah bahwa
iman kita sedang diuji maka tetaplah setia dan mohon kekuatan kepada Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar