Disusun Oleh Guru PAK: Ibu Elina Dona Siagian
MENGHAYATI PENGORBANAN YESUS
KRISTUS
Syalom, Slamat pagi siswa kelas 5… apa kabar hari ini ? Semoga semua dalam keadaa sehat dalam perlindungan Tuhan Yesus... 😇😇
Hari ini kita belajar tentang Menghayati
Pengorbanan Yesus Kristus. Penjelasan dalam video ditonton ya nak, biar kamu
semakin mengerti.
Yesus, rela mati di kayu salib untuk kita. Yesus Kristus
telah memberi teladan yang sungguh luar biasa dalam hal berkoban. Yesus datang
ke dunia dan mengorbankan diri-Nya untuk menyelamatkan dan menebus dosa-dosa
manusia.
Bagaimana cara Yesus berkorban? Ia berkorban dengan
memberikan nyawa-Nya di kayu salib. Salib adalah sebuah tiang tegak, tempat
mengikat atau memakukan tubuh orang yang bersalah. Yesus menyerahkan diri-Nya
sampai mati disalib. Yesus mau mengorbankan dirinya untuk disiksa, dihina
bahkan hingga mati disalibkan.
Mengapa? Karena Yesus ingin menyelamatkan manusia yang
berdosa. Satu-satunya cara agar dosa manusia dapat ditebus adalah dengan
mengorbankan diri-Nya sampai mati di kayu salib.
Apa yang harus kita lakukan sebagai rasa terima kasih atas
pengorbanan Yesus menebus dosa-dosa kita? Kita harus menyatakan rasa terima
kasih kepada Tuhan Yesus dengan hidup setia dan taat melakukan kehendak-Nya,
serta tidak melakukan perbuatan dosa lagi.
Pengorbanan Yesus di kayu salib telah menjadi contoh bagi kita
tentang bagaimana berkorban bagi orang lain. Kita harus belajar berkorban dan
memberi diri bagi kepentingan orang lain. Bagaimana caranya? Caranya adalah
dengan berbuat baik kepada sesama, kepada teman, kepada orangtua, kepada
saudara ataupun kepada orang yang tidak dikenal. Misalnya dengan cara berbagi
makanan kepada teman yang tidak punya, memberi waktu untuk membantu teman yang
kesulitan belajar, atau memberi waktu dan tenaga untuk membantu orang tua
menyapu rumah. Tuhan Yesus telah menunjukkan sikap berkoban, karena itu kita
juga harus melakukan hal yang sama kepada semua orang
Tugas :
Tuliskanlah di buku PR, 10 sikap berkorban kepada sesama yang
kamu sudah lakukan sebagai tanda bahwa kamu meneladani pengorbanan Yesus
Kristus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar